MUHAMMAD MUFTI XII IPS YUPP 1

Desember 4th, 2010 by muhamaadmuftirohimin

1. Uraikan cara membuat blog di www.wordpress.com
Cara membuat blog di www.wordpress.com :
• Buka www.wordpress.com
• Klik Sign Up
• Isi form
a. Username: isi nama blog sesuai dengan keinginan (paling sedikit empat huruf/angka)
b. Password: Isi password/kata sandi (sedikitnya enam huruf/angka)
c. Confirm: Ulangi password yang sama dengan di atas.
d. Email Address: Isi email Anda (apabila belum punya email, buat dulu di gmail.com atau yahoomail.com)
e. Legal flotsam: beri tanda tik di kotak yang tersedia sebagai tanda “setuju” dengan perjanjian.
f. Beri tanda tik pada menu “Gimme a blog” (biasanya sudah otomatis ada tanda tik di sini).
g. Klik “Next”
h. Blog Title -> Isi judul yang sesuai.
i. Language -> Pilih Bahasa Indonesia.
j. Privacy -> Kasih tanda tik (biasanya sudah ada otomatis).
• Klik Sign Up. Buka Email dari wordpress.com dan klik link di email tsb untuk verifikasi.
• Akan muncul pesan sebagai berikut:
Your account is now active!
You are now logged in as (username Anda).
An email with your username, password, Akismet API key and important links has been sent to your email address.
Write a post, change your template or visit the homepage.
• Selesai

2. Uraikan cara membuat blog di www.blogdetik.com
Cara membuat blog di www.blogdetik.com :
• Akses halaman Blogdetik.com
• Lalu klik button Daftar Sekarang
• Kemudian isi Nama Pengguan dan Alamat E-mail anda
• Berikutnya anda aka diminta untuk mengisi domain yang ingin anda pilih
• Sampai disini anda telah berhasil untuk membuat akun di Blogdetik.com, tetapi sebelum menggunakannya anda harus memverifikasi alamt email anda agar Blogdetik.com dapat memberikan password admin pertama anda
• Masuklah ke email anda dan klik link dari Blokdetik.com
• Selesai dan anda sudah dapat memulai blogging di Blogdetik.com

3. Uraikan cara membuat blog di www.blogger.com
Cara membuat blog di www.blogger.com :
• Kunjungi www.blogger.com
• Kemudian klik tombol “Buatlah Blog Anda Sekarang”
• kemudian isi alamat email, password, nama tampilan, ulang tahun, fertifikasi data, dan ceklist penerimaan persyaratan
• Kemudian kilk lanjutkan
• Pilih Negara dan isi nomor ponsel
• Lalu masukan kode
• Kemudian klik vertifikasi
• Namai blog
• Pilih template
• Selesai
4. Uraikan cara mendaftar menjadi anggota group? Misalnya mendaftar menjadi
anggota smayuppentek1.
Cara mendaftar menjadi anggota group :
a. aktifkan email anda
b. buka mail anda
c. klik new/compose
d. tulis pada to misal :  smayuppentek11011-subsribe at yahoogroup…
e. klik send
f. klik inbox
g. klik yahoo groups please confirm your request
h. klik join the mailing list instead
5. Apa yang kamu ketahui tentang IP address? Berikan contohnya?
Alamat IP (Internet Protocol) : yaitu sistem pengalamatan di network yang direpresentasikan dengan sederetan angka berupa kombinasi 4 deret bilangan antara 0 s/d 255 yang masing-masing dipisahkan oleh tanda titik (.), mulai dari 0.0.0.1 hingga 255.255.255.255.
Contoh : 172.16.16.0 15

Jakarta macet total tahun 2015

Desember 4th, 2010 by muhamaadmuftirohimin

nbsp;Metrotvnews.com, Jakarta: Enjoy Jakarta, itulah tagline promosi pariwisata di ibukota Indonesia ini. Anda diharapkan untuk enjoy alias menikmati segala sesuatu yang tersedia di kota ini, termasuk didalamnya kemacetan yang kian menyengsarakan.

Setiap hari pada jam - jam sibuk, kemacetan terjadi hampir diseluruh ruas jalan, baik dalam kota maupun yang mengarah ke dalam kota Jakarta.

Ini terjadi karena, pertumbuhan luas jalan di jakarta hanya 0,01 persen pertahun. Sedangkan pertumbuhan penggunaan mobil setiap tahun yang mencapai 10 persen pertahun serta serta motor yang mencapai 15 persen pertahun.

Bayangkan luas jalan di Jakarta hanya 40,1 kilometer perseg/ atau hanya 0,26 persen luas kota ini.

Sedangkan menurut data Polda Metro Jaya, pada tahun 2007 saja kepemilikan mobil mencapai 2, 2 juta dan motor 3,5 juta unit.

Dengan kata lain, pertumbuhan motor baru mencapai 800 unit per hari dan mobil baru 220 unit per hari. Itu tidak sebanding dengan pertumbuhan luas jalan yang hanya 401 meter persegi saja setiap tahunnya.

Bahkan sebuah hitung - hitungan matematis, menunjukkan jika kondisi ini terus berlanjut, Jakarta akan mecet total pada tahun 2015. Akibat kemacetan ini, sektor usaha di rugikan hingga mencapai Rp 12,8 triliun pertahun, sebuah angka yang fantastis.

Enjoy Jakarta, nampaknya pengguna ibu kota ini harus terus mengurut dada, sekaligus melatih kesabaran, terjebak dalam kemacetan setiap hari. Enjoy Jakarta, nikmatilah kondisi Jakarta yang berada ditangan ahlinya.(RIE)

 http://metrotvnews.com/index.php/metroma…tol_dalam_kota_macet_total_8521

Banjir Lahar Dingin Merapi Ancam Warga Bantaran Sungai

Desember 4th, 2010 by muhamaadmuftirohimin

Sabtu, 4 Desember 2010
YOGYAKARTA (Suara Karya): Status Gunung Merapi telah diturunkan dari “awas” menjadi “siaga”. Namun, potensi ancaman masih tinggi, khususnya banjir lahar dingin yang melanda sungai-sungai yang membelah wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Banjir lahar dingin itu hari Jumat sore kemarin sekitar pukul 15.30 WIB memasuki aliran Kali Code di Yogyakarta, setelah hujan lebat mengguyur provinsi itu. Luapan sungai yang berhulu di Kali Boyong lereng Gunung Merapi itu membuat warga di bantaran Kali Code menjadi panik.

Luapan air Kali Code yang bercampur material vulkanik Merapi memasuki sejumlah warga di wilayah Kota Yogyakarta yang dilalui Kali Code, seperti Kecamatan Gondokusuman, Gondomanan, Jetis, Danurejan, dan Mantrijeron.

Banjir lahar dingin itu memang tidak sebesar pada 29 November 2010. Namun sebagian warga, terutama warga usia lansia dan balita, diungsikan ke tempat aman.

Warga lain telah mengemasi barang-barang dan surat berharga untuk mengantisipasi bencana lebih buruk. “Kami mengantisipasi kemungkinan terburuk,” kata Sunarto, warga Kampung Jogoyudan, Kelurahan Gowongan, Jetis.

Warga kampung itu khawatir setiap kali hujan deras turun, maka banjir lahar dingin akan melanda wilayah mereka. Setelah erupsi Merapi, air hujan yang mengalir deras di Kali Code selalu membawa material Merapi.

Pada banjir lahar dingin 29 November lalu, sekitar 900 rumah warga terendam banjir. Sedikitnya 4.000 orang dievakuasi ke tempat aman.

Berdasarkan informasi dari Kantor Penanggulangan Bencana dan Linmas Kota Yogyakarta, banjir lahar dingin di Kali Code menimpa delapan kecamatan di Kota Yogya, yaitu Gondokusuman, Gondomanan, Pakualaman, Tegalrejo, Jetis, Danurejan, Umbulharjo, dan Mergangsan.

Terkait itu, Pemerintah Kota Yogyakarta berencana melakukan kajian terhadap wacana relokasi warga di bantaran Kali Code yang terkena dampak cukup parah saat terjadi banjir lahar dingin.

“Wacana itu akan dikaji terlebih dulu dengan pikiran yang tenang, jernih, dan bersih serta tidak ada niat apa pun kecuali membantu warga,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, kajian terhadap wacana relokasi tersebut bukan pekerjaan yang mudah. Sebab, di dalam kajian tersebut harus mencakup berbagai aspek seperti sosial, lingkungan, hukum, lokasi baru yang akan ditempati serta fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Yogyakarta untuk saat ini akan lebih mementingkan faktor keselamatan masyarakat di bantaran Kali Code saat terjadi banjir lahar dingin.

Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi memutuskan untuk menurunkan status Gunung Merapi dari “awas” ke “siaga” pada Jumat pukul 09.00 WIB.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Surono meminta kalangan masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan meski status Gunung Merapi telah diturunkan. (B Sugiharto/Ant/Dwi Putro AA)

merapi
 http://www.suarakarya-online.com/news.ht…

kerusakan lingkungan

Nopember 30th, 2010 by muhamaadmuftirohimin

kerusakan-lingkungan-12
LINGKUNGAN HIDUP
Secara khusus, kita sering menggunakan istilah lingkungan hidup untuk menyebutkan segala sesuatu yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup segenap makhluk hidup di bumi.
Adapun berdasarkan UU No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.
Unsur-unsur lingkungan hidup dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Unsur Hayati (Biotik)
Unsur hayati (biotik), yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari makhluk hidup, seperti manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, dan jasad renik. Jika kalian berada di kebun sekolah, maka lingkungan hayatinya didominasi oleh tumbuhan. Tetapi jika berada di dalam kelas, maka lingkungan hayati yang dominan adalah teman-teman atau sesama manusia.
2. Unsur Sosial Budaya
Unsur sosial budaya, yaitu lingkungan sosial dan budaya yang dibuat manusia yang merupakan sistem nilai, gagasan, dan keyakinan dalam perilaku sebagai makhluk sosial. Kehidupan masyarakat dapat mencapai keteraturan berkat adanya sistem nilai dan norma yang diakui dan ditaati oleh segenap anggota masyarakat.
3. Unsur Fisik (Abiotik)
Unsur fisik (abiotik), yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari benda-benda tidak hidup, seperti tanah, air, udara, iklim, dan lain-lain. Keberadaan lingkungan fisik sangat besar peranannya bagi kelangsungan hidup segenap kehidupan di bumi. Bayangkan, apa yang terjadi jika air tak ada lagi di muka bumi atau udara yang dipenuhi asap? Tentu saja kehidupan di muka bumi tidak akan berlangsung secara wajar. Akan terjadi bencana kekeringan, banyak hewan dan tumbuhan mati, perubahan musim yang tidak teratur, munculnya berbagai penyakit, dan lain-lain.

KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP
Berdasarkan faktor penyebabnya, bentuk kerusakan lingkungan hidup dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
1. Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Peristiwa Alam
Berbagai bentuk bencana alam yang akhir-akhir ini banyak melanda Indonesia telah menimbulkan dampak rusaknya lingkungan hidup. Dahsyatnya gelombang tsunami yang memporak-porandakan bumi Serambi Mekah dan Nias, serta gempa 5 skala Ritcher yang meratakan kawasan DIY dan sekitarnya, merupakan contoh fenomena alam yang dalam sekejap mampu merubah bentuk muka bumi.
Peristiwa alam lainnya yang berdampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain:
a. Letusan gunung berapi
Letusan gunung berapi terjadi karena aktivitas magma di perut bumi yang menimbulkan tekanan kuat keluar melalui puncak gunung berapi.
Bahaya yang ditimbulkan oleh letusan gunung berapi antara
lain berupa:
1) Hujan abu vulkanik, menyebabkan gangguan pernafasan.
2) Lava panas, merusak, dan mematikan apa pun yang dilalui.
3) Awan panas, dapat mematikan makhluk hidup yang dilalui.
4) Gas yang mengandung racun.
5) Material padat (batuan, kerikil, pasir), dapat menimpa perumahan, dan lain-lain.
b. Gempa bumi
Gempa bumi adalah getaran kulit bumi yang bisa disebabkan karena beberapa hal, di antaranya kegiatan magma (aktivitas gunung berapi), terjadinya tanah turun, maupun karena gerakan lempeng di dasar samudra. Manusia dapat mengukur berapa intensitas gempa, namun manusia sama sekali tidak dapat memprediksikan kapan terjadinya gempa.
Oleh karena itu, bahaya yang ditimbulkan oleh gempa lebih dahsyat dibandingkan dengan letusan gunung berapi. Pada saat gempa berlangsung terjadi beberapa peristiwa sebagai akibat langsung maupun tidak langsung, di antaranya:
1) Berbagai bangunan roboh.
2) Tanah di permukaan bumi merekah, jalan menjadi putus.
3) Tanah longsor akibat guncangan.
4) Terjadi banjir, akibat rusaknya tanggul.
5) Gempa yang terjadi di dasar laut dapat menyebabkan tsunami (gelombang pasang).
c. Angin topan
Angin topan terjadi akibat aliran udara dari kawasan yang bertekanan tinggi menuju ke kawasan bertekanan rendah.
Perbedaan tekanan udara ini terjadi karena perbedaan suhu udara yang mencolok. Serangan angin topan bagi negara-negara di kawasan Samudra Pasifik dan Atlantik merupakan hal yang biasa terjadi. Bagi wilayah-wilayah di kawasan California, Texas, sampai di kawasan Asia seperti Korea dan Taiwan, bahaya angin topan merupakan bencana musiman. Tetapi bagi Indonesia baru dirasakan di pertengahan tahun 2007. Hal ini menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan iklim di Indonesia yang tak lain disebabkan oleh adanya gejala pemanasan global.
Bahaya angin topan bisa diprediksi melalui foto satelit yang menggambarkan keadaan atmosfer bumi, termasuk gambar terbentuknya angin topan, arah, dan kecepatannya. Serangan angin topan (puting beliung) dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup dalam bentuk:
1) Merobohkan bangunan.
2) Rusaknya areal pertanian dan perkebunan.
3) Membahayakan penerbangan.
4) Menimbulkan ombak besar yang dapat menenggelamkan kapal.
2. Kerusakan Lingkungan Hidup karena Faktor Manusia
Manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berakal budi mampu merubah wajah dunia dari pola kehidupan sederhana sampai ke bentuk kehidupan modern seperti sekarang ini. Namun sayang, seringkali apa yang dilakukan manusia tidak diimbangi dengan pemikiran akan masa depan kehidupan generasi berikutnya. Banyak kemajuan yang diraih oleh manusia membawa dampak buruk terhadap kelangsungan lingkungan hidup.
Beberapa bentuk kerusakan lingkungan hidup karena faktor manusia, antara lain:
a. Terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan suara) sebagai dampak adanya kawasan industri.
b. Terjadinya banjir, sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan.
c. Terjadinya tanah longsor, sebagai dampak langsung dari rusaknya hutan.
Beberapa ulah manusia yang baik secara langsung maupun tidak langsung membawa dampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain:
a. Penebangan hutan secara liar (penggundulan hutan).
b. Perburuan liar.
c. Merusak hutan bakau.
d. Penimbunan rawa-rawa untuk pemukiman.
e. Pembuangan sampah di sembarang tempat.
f. Bangunan liar di daerah aliran sungai (DAS).
g. Pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan di luar batas.

UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja, melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi, dari balita sampai manula. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kita sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kita kelak.
Upaya pemerintah untuk mewujudkan kehidupan adil dan makmur bagi rakyatnya tanpa harus menimbulkan kerusakan lingkungan ditindaklanjuti dengan menyusun program pembangunan berkelanjutan yang sering disebut sebagai pembangunan berwawasan lingkungan.
Pembangunan berwawasan lingkungan adalah usaha meningkatkan kualitas manusia secara bertahap dengan memerhatikan faktor lingkungan. Pembangunan berwawasan lingkungan dikenal dengan nama Pembangunan Berkelanjutan. Konsep pembangunan berkelanjutan merupakan kesepakatan hasil KTT Bumi di Rio de Jeniro tahun 1992. Di dalamnya terkandung 2 gagasan penting, yaitu:
a. Gagasan kebutuhan, khususnya kebutuhan pokok manusia untuk menopang hidup.
b. Gagasan keterbatasan, yaitu keterbatasan kemampuan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan baik masa sekarang maupun masa yang akan datang.
Adapun ciri-ciri Pembangunan Berwawasan Lingkungan adalah sebagai berikut:
a. Menjamin pemerataan dan keadilan.
b. Menghargai keanekaragaman hayati.
c. Menggunakan pendekatan integratif.
d. Menggunakan pandangan jangka panjang.
Pada masa reformasi sekarang ini, pembangunan nasional dilaksanakan tidak lagi berdasarkan GBHN dan Propenas, tetapi berdasarkan UU No. 25 Tahun 2000, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).
Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mempunyai tujuan di antaranya:
a. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
b. Mengoptimalkan partisipasi masyarakat.
c. Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan.
1. Upaya yang Dilakukan Pemerintah
Pemerintah sebagai penanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyatnya memiliki tanggung jawab besar dalam upaya memikirkan dan mewujudkan terbentuknya pelestarian lingkungan hidup. Hal-hal yang dilakukan pemerintah antara lain:
a. Mengeluarkan UU Pokok Agraria No. 5 Tahun 1960 yang mengatur tentang Tata Guna Tanah.
b. Menerbitkan UU No. 4 Tahun 1982, tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup.
c. Memberlakukan Peraturan Pemerintah RI No. 24 Tahun 1986, tentang AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan).
d. Pada tahun 1991, pemerintah membentuk Badan Pengendalian Lingkungan, dengan tujuan pokoknya:
1) Menanggulangi kasus pencemaran.
2) Mengawasi bahan berbahaya dan beracun (B3).
3) Melakukan penilaian analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).
e. Pemerintah mencanangkan gerakan menanam sejuta pohon.
2. Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup oleh Masyarakat Bersama Pemerintah
Sebagai warga negara yang baik, masyarakat harus memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Beberapa upaya yang dapat dilakuklan masyarakat berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup antara lain:
a. Pelestarian tanah (tanah datar, lahan miring/perbukitan)
Terjadinya bencana tanah longsor dan banjir menunjukkan peristiwa yang berkaitan dengan masalah tanah. Banjir telah menyebabkan pengikisan lapisan tanah oleh aliran air yang disebut erosi yang berdampak pada hilangnya kesuburan tanah serta terkikisnya lapisan tanah dari permukaan bumi. Tanah longsor disebabkan karena tak ada lagi unsur yang menahan lapisan tanah pada tempatnya sehingga menimbulkan kerusakan. Jika hal tersebut dibiarkan terus berlangsung, maka bukan mustahil jika lingkungan berubah menjadi padang tandus. Upaya pelestarian tanah dapat dilakukan dengan cara menggalakkan kegiatan menanam pohon atau penghijauan kembali (reboisasi) terhadap tanah yang semula gundul. Untuk daerah perbukitan atau pegunungan yang posisi tanahnya miring perlu dibangun terasering atau sengkedan, sehingga mampu menghambat laju aliran air hujan.
b. Pelestarian udara
Udara merupakan unsur vital bagi kehidupan, karena setiap organisme bernapas memerlukan udara. Kalian mengetahui bahwa dalam udara terkandung beranekaragam gas, salah satunya oksigen.
Udara yang kotor karena debu atau pun asap sisa pembakaran menyebabkan kadar oksigen berkurang. Keadaan ini sangat membahayakan bagi kelangsungan hidup setiap organisme. Maka perlu diupayakan kiat-kiat untuk menjaga kesegaran udara lingkungan agar tetap bersih, segar, dan sehat. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga agar udara tetap bersih dan sehat antara lain:
1) Menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias di sekitar kita
Tanaman dapat menyerap gas-gas yang membahayakan bagi manusia. Tanaman mampu memproduksi oksigen melalui proses fotosintesis. Rusaknya hutan menyebabkan jutaan tanaman lenyap sehingga produksi oksigen bagi atmosfer jauh berkurang, di samping itu tumbuhan juga mengeluarkan uap air, sehingga kelembapan udara akan tetap terjaga.
2) Mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran, baik pembakaran hutan maupun pembakaran mesin Asap yang keluar dari knalpot kendaraan dan cerobong asap merupakan penyumbang terbesar kotornya udara di perkotaan dan kawasan industri. Salah satu upaya pengurangan emisi gas berbahaya ke udara adalah dengan menggunakan bahan industri yang aman bagi lingkungan, serta pemasangan filter pada cerobong asap pabrik.
3) Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang dapat merusak lapisan ozon di atmosfer Gas freon yang digunakan untuk pendingin pada AC maupun kulkas serta dipergunakan di berbagai produk kosmetika, adalah gas yang dapat bersenyawa dengan gas ozon, sehingga mengakibatkan lapisan ozon menyusut. Lapisan ozon adalah lapisan di atmosfer yang berperan sebagai filter bagi bumi, karena mampu memantulkan kembali sinar ultraviolet ke luar angkasa yang dipancarkan oleh matahari. Sinar ultraviolet yang berlebihan akan merusakkan jaringan kulit dan menyebabkan meningkatnya suhu udara. Pemanasan global terjadi di antaranya karena makin menipisnya lapisan ozon di atmosfer.
c. Pelestarian hutan
Eksploitasi hutan yang terus menerus berlangsung sejak dahulu hingga kini tanpa diimbangi dengan penanaman kembali, menyebabkan kawasan hutan menjadi rusak. Pembalakan liar yang dilakukan manusia merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kerusakan hutan. Padahal hutan merupakan penopang kelestarian kehidupan di bumi, sebab hutan bukan hanya menyediakan bahan pangan maupun bahan produksi, melainkan juga penghasil oksigen, penahan lapisan tanah, dan menyimpan cadangan air.
Upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan hutan:
1) Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.
2) Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang.
3) Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon.
4) Menerapkan sistem tebang–tanam dalam kegiatan penebangan hutan.
5) Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan mengenai pengelolaan hutan.
d. Pelestarian laut dan pantai
Seperti halnya hutan, laut juga sebagai sumber daya alam potensial. Kerusakan biota laut dan pantai banyak disebabkan karena ulah manusia. Pengambilan pasir pantai, karang di laut, pengrusakan hutan bakau, merupakan kegatan-kegiatan manusia yang mengancam kelestarian laut dan pantai. Terjadinya abrasi yang mengancam kelestarian pantai disebabkan telah hilangnya hutan bakau di sekitar pantai yang merupakan pelindung alami terhadap gempuran ombak.
Adapun upaya untuk melestarikan laut dan pantai dapat dilakukan dengan cara:
1) Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau di areal sekitar pantai.
2) Melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut, karena karang merupakan habitat ikan dan tanaman laut.
3) Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan.
4) Melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari ikan.
e. Pelestarian flora dan fauna
Kehidupan di bumi merupakan sistem ketergantungan antara manusia, hewan, tumbuhan, dan alam sekitarnya. Terputusnya salah satu mata rantai dari sistem tersebut akan mengakibatkan gangguan dalam kehidupan.
Oleh karena itu, kelestarian flora dan fauna merupakan hal yang mutlak diperhatikan demi kelangsungan hidup manusia. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian flora dan fauna di antaranya adalah:
1) Mendirikan cagar alam dan suaka margasatwa.
2) Melarang kegiatan perburuan liar.
3) Menggalakkan kegiatan penghijauan.

Halo dunia!

Nopember 30th, 2010 by muhamaadmuftirohimin

Selamat Datang Blogdetik.com. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!